Mengapa Harry Kane Belum Tampil Impresif di Piala Eropa?

Mengapa Harry Kane Belum Tampil Impresif di Piala Eropa?

Striker timnas Inggris, Harry Kane belum menemukan ritme permainan yang oke di Piala Eropa 2016. Indikatornya, ia belum mencetak gol dari dua laga yang dimainkan oleh skuat Tiga Singa.

Hal itu berbanding terbalik jika melihat performa Kane di Liga Primer Inggris 2015 — 2016. Ia mampu menjadi top skorer dengan menorehkan 25 gol. Striker 22 tahun itu melewati nama-nama beken macam Sergio Aguero, Oliver Giroud, dan Diego Costa.

Berkat penampilannya, Tottenham Hotspur becokol di posisi ketiga dan berhak tampil di Liga Champions 2016 — 2017. Namun, tren positif striker 22 tahun itu belum nampak di Piala Eropa.

Metrotvnews.com sudah merangkum beberapa faktor yang menyebabkan Kane belum maksimal bersama Inggris.

1. Inkonsisten
Statistik mencatat, Kane tampil inkonsisten belakangan ini. Bersama Spurs, ia hanya menorehkan satu gol dalam empat pertandingan terakhir. Sementara ketika membela Inggris, terakhir kalinya ia mempersembahkan gol tatkala berjumpa Turki pada laga persahabatan, 25 Mei 2016. Setelah pertandingan itu, Kane kesulitan untuk mencetak gol.

2. Minim peluang
Tidak bisa dipungkiri, bek-bek lawan tampil fokus untuk mematikan pergerakan Kane. Tak ayal, ia pun merasakan kesulitan untuk membongkar pertahanan lawan. Kane hanya memiliki satu kesempatan melakukan tendangan ke arah gawang Rusia dan tidak mendapatkan kesempatan ketika menghadapi Wales. Alhasil, pelatih Roy Hodgson memutuskan untuk mengganti Kane dengan Jamie Vardy.

3. Belum berkontribusi maksimal
Selain kesulitan mencetak gol, Kane juga belum berkontribusi maksimal. Ketika menghadapi Rusia, Kane hanya memiliki 64 persen kesuksean melakukan passing. Menghadapi Wales, Kane memiliki peningkatan dengan mencatatkan 78 persen keberhasilan melakukan passing.

4. Kelelahan
Isu pemain yang kelelahan kerap menerpa penggawa Inggris di turnamen besar. Namun, sedikit banyak faktor kelelahan bisa memengaruhi performa seorang striker.

Ambil contoh Kane. Ia belum beristirahat dalam dua tahun terakhir setelah membela Inggris U-21 pada musim panas lalu. Ia bermain 4.611 menit untuk Spurs pada musim lalu. Catatan itu lebih banyak dibandingkan striker Inggris lainnya seperti Vardy (3.597 menit) dan Wayne Rooney (3.788 menit). Tak ayal, faktor kelelahan disebut-sebut membuat performa Kane belum oke di Piala Eropa.

Sementara itu, bek Chris Smalling mencatatkan 5.472 menit ketika membela Manchester United musim 2015 — 2016. Pencapaian itu melewati Nathaniel Clyne (5.213), Eric Dier (4.680) dan Joe Hart (4.677). (Footylatest)

22 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply