Gomes Puas MU Curi Poin di Segiri

Gomes Puas MU Curi Poin di Segiri

Pelatih Madura United (MU) Gomes de Oliveira mengaku puas atas hasil imbang 1-1 yang diraih saat melawat ke kandang Pusamania Borneo FC (PBFC) di Stadion Segiri, Samarinda pada Jumat (30/9/2016) kemarin. Hasil ini membuat posisi kedua tim tak bergeser dari klasemen sementara.

MU mampu menghapus keunggulan PBFC pada babak kedua lewat gol Pablo Rodrigues Aracil menit ke-58 hasil bola rebound yang terlepas dari kiper Dian Agus. Laskar Sapeh Kerap, julukan MU, harus bermain 10 orang lantaran Enjelberd Sani dikartumerahkan wasit.

“Hasil ini baik karena kita dapat poin di sini. Mereka cetak gol dati free kick dan itu luar biasa. Tapi kita bisa membalasnya,” ujar Gomes dalam jumpa pers pasca pertandingan.

Pelatih asal Brasil tersebut menganggap hasil laga panas kemarin sudah merupakan hasil yang adil. Pasalnya baik MU maupun PBFC sama-sama ingin menang untuk memperbaiki posisi di klasemen.

Saat ini MU masih bertengger sebagai pemuncak klasemen dengan koleksi 41 poin. Arema yang berada di bawahnya gagal menyalip karena mendapat hasil seri 1-1 melawan Mitra Kukar di Stadion Gajayana, Malang.

Sementara PBFC tak beranjak dari papan tengah yakni peringkat tujuh, kalah head to head dengan Mitra Kujar meski sama-sama memiliki 30 poin.

“Saya tak ada urusan dengan Arema, jadi kami harus fokus. Ini hasil baik setelah kalah di kandang sendiri,” ucap Gomes.

Hasil ini mengembalikan tren kemenangan Madura United yang sempat kalah telak 2-5 dari Sriwijaya FC pada pekan ke-20 Torabika Soccer Championship presented by IM3 Ooredoo. Pada Sabtu (8/10/2016) pekan depan tim ini akan menghadapi ujian berat dengan menjamu Persib Bandung di Stadion Bangkalan, Madura.

“Ini kebangkitan kami karena PBFC tim yang berkualitas. Tadi masuknya Bayu (Gatra) mempertajam lini depan. Tadi dia tampil sangat baik,” kata Gomes.

Debut Kiper Cadangan

Kiper Madura United Joko Ribowo mendapat pujian khusus dari pelatih Gomes de Oliveira dalam debutnya sebagai pemain utama. Joko tampil apik di bawah mistar gawang dengan menghalau sejumlah serangan pemain PBFC di menit-menit akhir pertandingan.

Sejak hijrah dari Baruto Putera, kiper 27 tahun ini belum mendapat kesempatan bermain. Sayang, debutnya dicederai dengan kartu kuning pada menit ke-90 karena menghalau bola di luar kotak penalti.

“Kartu merah? Itu keputusan wasit. Semua sudah selesai. Sebagai pemain yang jarang main dia punya kualitas yang sama bagusnya dengan yang lain. Hanya tunggu waktu,” kata Gomes.

Joko ikut berkomentar kalau dirinya bangga bisa mendapat kepercayaan pelatih dalam laga penting di Samarinda. Pada sore hari itu, pria kelahiran Demak tersebut menilai bahwa satu poin yang dibawa pulang MU adalah kerja keras semua lini di tim.

“Ini luar biasa. Semua berkat kerja keras teman-teman kita bisa curi poin. Terimakasih saya sudah dipercaya pelatih menggantikan Hery (Prasetyo),” ujar Joko.

“Ini pertandingan yang saya tunggu-tunggu sebagai pemain,” kata Joko

27 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply