RD: Indonesia dan Thailand Terpengaruh Masa Pemulihan Singkat

RD: Indonesia dan Thailand Terpengaruh Masa Pemulihan Singkat

Meski gagal meraih gelar juara Piala AFF untuk kali pertama, usaha dan kerja keras tim nasional Indonesia tetap dapat sanjungan dari Rahmad Darmawan.

Menurut mantan pelatih tim Merah Putih itu, pencapaian ke final telah melebihi harapan masyarakat Indonesia.

“Selamat buat pemain, coach Alfred Riedl juga ofisial yang sudah melangkah lebih ke depan dari ekspektasi banyak masyarakat pecinta sepak bola Indonesia,” kata pelatih yang akrab dipanggil RD itu melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia, Minggu (18/12).

RD mengatakan, meski gagal mengamankan gelar juara, Boas Salossa dkk sudah sempat mengalahkan sang juara bertahan, Thailand.

Seperti diketahui, Timnas Garuda mengalahkan tim Gajah Perang di leg pertama final AFF 2016 2-1 pada laga kandang di Stadion Pakansari Cibinong, Rabu (14/12). Namun kekalahan 0-2 pada leg kedua tiga hari kemudian membuat Indonesia gagal memboyong piala ke Indonesia.

“Kalah, tapi sempat mengalahkan sang juara Thailand di final pertama itu sesuatu yg hebat. Permainan semalam sudah maksimal karena memang tidak mudah berada menunjukan performa ideal dengan hanya dua hari recovery.”

“Belum lagi perjalanan menuju bandara dan Bangkok. Ingat, Riedl hanya punya waktu terbatas, jadi pencapaiannya sudah sangat baik. Selamat Garudaku, mereka tetap membanggakan,” ungkap pria yang kini melatih klub T-Team Malaysia itu.

Sebelum final, RD memprediksi Indonesia bisa jadi juara AFF untuk pertama kali jika bisa mengantongi kemenangan di kandang sebagai modal tampil di laga tandang. RD sempat memperkirakan masa pemulihan yang singkat akan menguntungkan tim yang menang di laga pertama.

Menurut RD, seandainya Indonesia tak kebobolan di babak pertama, peluang juara semakin besar. Pasalnya, ada rasa frustrasi akan melanda Timnas Thailand.

“Soal kegagalan saya tidak bisa mengatakan salah atau kenapa. Tapi jujur, Thailand dan Indonesia sama-sama bermain tidak dalam performa terbaik.”

“Lihat saja Therasil Dangda terlihat letih dan bermain di bawah standard. Begitu juga pemain kita yang tidak seperti biasanya, cepat dalam counter attacking,” katanya.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply