Masa Depan Shaw Suram Usai Dikritik Mourinho

Masa Depan Shaw Suram Usai Dikritik Mourinho

Manajer Manchester United, Jose Mourinho, mempertanyakan komitmen bek kiri Luke Shaw. The Special One menganggap komitmen Shaw jauh tertinggal dari sejumlah pemain yang mengisi posisi bek kiri.

Shaw hanya tampil dua kali dalam empat bulan terakhir bersama MU. Padahal bek 21 tahun itu sudah pulih dari cedera sejak Januari 2017. Penampilan terakhir Shaw bersama MU ketika ditahan imbang Bournemouth di Old Trafford, 4 Maret lalu.

Mourinho dikabarkan kesal terhadap Shaw saat melawan Bournemouth. Pasalnya, mantan pemain Southampton itu terlihat berbicara dengan pemain Bournemouth saat jeda babak pertama.

Ketika MU ditahan imbang West Bromwich Albion, akhir pekan lalu, Shaw tidak masuk skuat. Mourinho justru memasukkan nama pemain dari tim cadangan, Matthew Willock dalam, skuat MU.

Untuk mengisi posisi bek kiri, Mourinho selama ini lebih mengandalkan Matteo Darmian, Daley Blind, atau bahkan Ashley Young yang posisi alaminya sebagai winger. Pelatih asal Portugal itu menganggap komitmen Shaw masih kalah dari ketiga pemain tersebut.

“Sulit bagi saya untuk menaruh Shaw di bangku cadangan. Karena saya tidak bisa membandingkannya dengan Young, Darmian, atau Blind. Saya tidak bisa membandingkan caranya berlatih, komitmen, fokus, dan ambisi. Shaw masih jauh tertinggal,” ucap Mourinho seperti dilansir Sky Sports.

Meski gagal meyakinkan Mourinho di MU, Shaw tetap dipanggil pelatih timnas Inggris untuk memperkuat The Three Lions untuk menghadapi Jerman dan Lithuania. Shaw masih di babak kedua saat Inggris dikalahkan Jerman, 22 Maret lalu.

Kritikan Mourinho membuat Shaw hampir pasti menjadi pemain yang akan dijual MU akhir musim ini. Shaw sebelumnya sempat dikabarkan masuk daftar jual MU awal musim ini, tapi Mourinho memilih untuk mempertahankannya.

Mourinho sendiri usai hasil imbang melawan West Brom mengkritik empat pemain lini depan MU: Anthony Martial, Jesse Lingard, Marcus Rashford, dan Henrikh Mkhitaryan. Keempatnya dianggap Mourinho tidak pernah tampil konsisten di lini depan.

“Berapa sering Anda lihat Rashford, Lingard, Mkhitaryan, dan Martial mencetak gol musim ini? Lihat berapa banyak mereka cetak gol. Zlatan Ibrahimovic dan Jelas Mata jelas mencetak lebih banyak gol, dan jika keduanya tidak ada, situasinya jadi lebih sulit,” ucap Mourinho.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply