BOPI: Dokumen Persyaratan Bhayangkara FC Paling Lengkap

BOPI: Dokumen Persyaratan Bhayangkara FC Paling Lengkap

Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) blak-blakan soal hasil verifikasi kompetisi Liga 1 2017. Sebagian besar pengurus klub masih lalai melengkapi dokumen persyaratan klub profesional yang telah ditetapkan.

Satu-satunya klub yang paling lengkap menyerahkan berkas persyaratan verifikasi adalah Bhayangkara FC (BFC). Klub sepak bola asal Surabaya yang berafiliasi dengan PS Polri.

Adapun yang menjadi poin verifikasi BOPI kepada para klub profesional Liga 1 antara lain akta pendirian, izin Kemenkumham, SIUP, NPWP, bukti pembayaran pajak, laporan keuangan terakhir, dan kontrak pemain dan ofisial.

Tak hanya itu, BFC juga menjadi klub yang taat melengkapi berkas izin kerja atau kartu izin tinggal terbatas (KITAS) pemain asing. Selain itu, manajemen klub juga bebas tunggakan gaji pemain dan ofisial tim.

“Yang paling lengkap Bhayangkara FC. Semua, dokumennya dia bagus. KITAS, laporan pajak, dan segala macamnya bagus,” kata sekjen BOPI, Heru Nugroho, kepada CNNIndonesia.com di Kantor BOPI, Senin (17/4) petang.

“BFC dua kali kirim (berkas). Sebelumnya berkas BFC kurang KITAS dan surat pernyataan tidak ada tunggakan gaji. Kemudian mereka lengkapi sebelum rekomendasi keluar. Selain BFC, tidak ada [yang bagus berkasnya]. Semua sama saja,” katanya menambahkan.

Heru mengungkapkan mayoritas klub peserta Liga 1 masih abai dalam memenuhi KITAS legiun asingnya. Menurutnya, proses verifikasi klub diperlukan demi mencapai cita-cita tata kelola sepak bola Indonesia yang lebih baik.

“Misinya kan itu. Kenapa kami mempertimbangkan memberi rekomendasi kemarin? Kami lihat yang terlibat di operator ini pun masih belajar. Banyak muka baru di sana,” ujar Heru.

Meski demikian, pihak yang terlibat dalam PT Liga Indonesia Baru selaku operator Liga 1 dinilai punya semangat menuju tata kelola sepak bola yang benar.

BOPI, lanjut Heru, sebenarnya keberatan mengeluarkan surat rekomendasi karena permasalahan KITAS masih belum tuntas. Namun, surat rekomendasi tetap dikeluarkan dengan catatan pemain asing yang belum pegang KITAS tak boleh dimainkan.

Namun, faktanya di lapangan berbeda. Klub-klub kontestan Liga 1 tetap menurunkan pemain impor yang tak memegang KITAS.

Sementara itu, manajer BFC Sumardji mengapresiasi kinerja BOPI yang menyebut klubnya menjadi yang paling disiplin dalam urusan persyaratan klub profesional.

“Terima kasih, memang salah satu upaya BFC dalam mengarungi kompetisi resmi adalah menunjukkan kesiapan administrasi kelengkapan sebagai syaray kompetisi resmi,” tuturnya kepada CNNIndonesia.com melalui pesan singkat.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply