Timor Leste Paksa Kerja Keras, Begini Reaksi Pelatih Thailand

Timor Leste Paksa Kerja Keras, Begini Reaksi Pelatih Thailand

Ada apa dengan Thailand? Pertanyaan itu mungkin ada di benak pencinta sepak bola yang mengikuti kiprah The War Elephant beberapa waktu belakangan ini, khususnya di SEA Games 2017.

Diprediksi tampil impresif sejak laga pertama penyisihan Grup B, Timnas Thailand U-22 masih belum memperlihatkan kehebatan mereka. Setidaknya bila dibandingkan performa yang ditunjukkan pada SEA Games 2015 di Singapura.

Berangkat ke Malaysia pada SEA Games ke-29 ini dengan target sapu bersih, Timnas Thailand U-22 justru sudah gagal di laga pertama setelah ditahan 1-1 oleh Timnas Indonesia U-22 (15/8/2017).

Di laga kedua, melawan Timor Leste, Kamis (17/8/2017), The War Elephant memang akhirnya meraih tiga poin. Namun, kemenangan itu harus dilalui dengan berpeluh dan kerja keras sepanjang pertandingan.

Padahal, Timor Leste digulung Timnas Vietnam U-22 dengan skor 0-4 pada laga pertama (15/7/2017). Dengan nama besar Thailand, skuat asuhan pelatih Worrawoot Srimakha itu semestinya bisa menang lebih dari satu gol.

Namun, Thailand terlihat kesulitan menembus pertahanan Timor Leste. Kendati menguasai jalannya permainan, di babak pertama, Chenrop Samphaodi dkk. hanya mampu melepas satu tendangan ke arah gawang.

Permainan The War Elephant membaik setelah Worrawoot Srimakha memasukan Chaiyawat Buran dan Chenrop Samphaodi di babak kedua. Tim juara bertahan itu mampu menghasilkan lebih banyak peluang dan membuahkan gol di menit ke-59 lewat sundulan Worachit Kanitsribumphen.

Hanya, selepas itu percobaan Thailand kembali mentok dan harus puas dengan kemenangan skor tipis 1-0.

Timnas Thailand U-22 vs Timor Leste di penyisihan Grup B SEA Games 2017, Kamis (17/8/2917). (Bola.com/Dok. MASOC)

Permainan The War Elephant membaik setelah Worrawoot Srimakha memasukan Chaiyawat Buran dan Chenrop Samphaodi di babak kedua. Tim juara bertahan itu mampu menghasilkan lebih banyak peluang dan membuahkan gol di menit ke-59 lewat sundulan Worachit Kanitsribumphen.

Hanya, selepas itu percobaan Thailand kembali mentok dan harus puas dengan kemenangan skor tipis 1-0.

Kondisi ini membuat sang pelatih, Worrawoot Srimakha, gontai. Seperti dilansir dari situs resmi Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT), ia mengaku kecewa dengan hasil ini.

“Saya tidak puas. Pemain harus lebih memiliki rasa haus mencetak gol. Banyak (tim) yang bisa melakukan itu (mencetak gol ke gawang Timor Leste), padahal kami punya banyak peluang,” ujar Worrawoot.

“Sebetulnya kami bermain dengan kondisi mental lebih bagus ketimbang laga sebelumnya. Tapi, sepertinya ada sesuatu yang hilang. Pemain harus lebih fokus bila ingin mengakhiri pertandingan dengan baik,” lanjut pelatih yang juga mantan striker Timnas Thailand era 90-an itu.

Meski tampak tertatih-tatih dalam dua laga awal, Timnas Thailand U-22 tetap percaya diri bisa lolos ke semifinal dan mempertahankan medali emas.

“Tujuan kami berada di puncak klasemen grup dan membawa pulang medali emas yang sudah didambakan,” tegas Watanya Wongopasi, manajer Timnas Thailand U-22 seusai pertandingan dikutip di situs resmi SEA Games 2017.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply