Gary Neville Bingung Manchester City Menyerah Kejar Alexis Sanchez

Gary Neville Bingung Manchester City Menyerah Kejar Alexis Sanchez

Gary Neville pertanyakan keputusan Manchester City untuk hentikan perburuan terhadap Alexis Sanchez. Ia katakan keputusan itu tak masuk akal dari perspektif finansial.

Mantan bek kanan Manchester United, Gary Neville, berpikir bintang Arsenal Alexis Sanchez akan bereuni dengan manajer lamanya, Pep Guardiola, di Etihad. Namun The Citizens malah menarik diri dari perburuan tanda tangan pemain asal Chile itu, dan membuat rival sekota mereka, Manchester United, berpeluang besar memboyongnya.

Neville mengaku tidak percaya, The Sky Blues biarkan pemain asal Chile itu lolos dari tangan mereka.

Dia juga mengaku bingung, mengapa City sampai putuskan untuk akhiri pengejarannya terhadap Sanchez. Terutama, setelah City habiskan begitu banyak uang saat memboyong Kyle Walker di musim panas lalu.

“Saya pikir banyak orang yang berpikir Alexis Sanchez akan bermain untuk Pep Guardiola di Manchester City. Tapi dari apa yang kami dengar, dia sebentar lagi tanda tangani kontrak dengan Manchester United,” kata Neville kepada Sky Sports.

“Saya masih tidak percaya karena saya melihat hal itu janggal dari sisi ekonomi,” tambah Neville.

“Saya hanya melihatnya secara finansial. Manchester United rupanya tawarkan Rp637 miliar, dengan Rp91 miliar untuk biaya agen dan Rp6,37 miliar untuk Alexis Sanchez sendiri, yang berusia 29 tahun”.

“Jika Sanchez punya sisa kontrak dua tahun, Anda harus membayar Arsenal Rp1,36 triliun sampai Rp1,45 triliun, dan sang pemain sebesar Rp3,64 miliar sampai Rp4,55 miliar per pekan”.

“Dia akan habiskan biaya Rp1,82 triliun, jadi saya tidak yakin City tidak dapat memboyongnya dengan harga sebesar itu, terutama setelah mereka habiskan Rp911 miliar untuk Kyle Walker dan paket gajinya selama lima tahun mungkin senilai Rp1,45 triliun”.

“Mereka bersedia mengeluarkan lebih banyak uang untuk Walker daripada ke Sanchez. Saya tidak mengerti mengapa tidak masuk akal bagi City untuk membayar lebih banyak untuk mendapatkan Sanchez karena pada akhirnya, tampaknya City berpikir mereka bisa mendapatkannya lebih murah daripada yang ditawarkan pasar untuk pemain dengan kualitas itu. Itulah yang tidak masuk akal bagi saya,” ujar Neville.

“Bila Anda adalah Manchester United, Anda menghabiskan Rp1,73 triliun untuk Paul Pogba, Anda habiskan Rp1,45 triliun untuk Romelu Lukaku dan dengan uang Rp2,18 triliun, bahkan Rp2,73 triliun untuk membayar gaji mereka keduanya”.

“Sanchez menjadi cukup murah dengan harga Rp1,82 triliun. Jika Anda memikirkan Neymar dengan harga Rp3,4 triliun dan Philippe Coutinho dengan harga Rp2,5 triliun”.

“Saya tidak mengerti cara berpikir ekonomi dari City. Mereka selalu menjadi klub yang telah menyaingi United dalam pengeluaran dana untuk membeli pemain. Saya tidak mengerti mengapa mereka pikir mereka tidak perlu melakukan itu sekarang,” pungkasnya.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply