Dominasi Bayern dan Lewandowski yang Kelewatan di Bundesliga

Dominasi Bayern dan Lewandowski yang Kelewatan di Bundesliga

Robert Lewandowski memimpin klasemen top skor. Jumlah golnya unggul dua kali lipat dari pesaing terdekat dan bikin Bayern Munich dekat dengan gelar juara.

Lewandowski memimpin daftar top skor Bundesliga 2017/2018 dengan 26 gol. Catatan itu dia dapat setelah membuat hat-trick dalam kemenangan 6-0 Bayern Munich atas Borussia Dortmund akhir pekan lalu.

Striker asal Polandia itu unggul dua kali lipat dari Nils Petersen, yang bermain untuk Freiburg dan Pierre-Emerick Aubameyang yang sudah hengkang ke Arsenal.

Bahkan jika absen di pekan-pekan tersisa Bundesliga, akan sulit untuk menggeser posisi Lewandowski dalam persaingan menjadi top skorer. Jika berhasil diraih, itu akan menjadi sepatu emas ketiga Lewandowski di Jerman. Sebelumnya dia menjadi top skorer pada 2013/2014 dengan 20 gol bersama Dortmund dan 2015/2016 dengan 30 gol bersama Bayern.

Peran pemain 29 tahun itu juga sangat besar di Bayern. Persentase kontribusi golnya mencapai 36 persen dan satu-satunya pemain Die Roten yang jumlah gol di liga sudah mencapai dua digit.

Setiap kali Lewandowski mencetak gol di liga musim ini, Bayern tidak pernah merasakan kekalahan, dengan rincian 16 kemenangan dan dua imbang. Lewandowski pun bisa dikatakan menjadi salah satu faktor yang bikin Bayern sangat dominan di liga.

Gara-gara Lewandowski jugalah Bayern begitu superior dalam hal rekor memasukkan-kemasukkan. Bayern saat ini punya surplus gol 52 (72-50), sementara klub lain tak ada yang surplus golnya mencapai angka 20.

Bayern saat ini duduk nyaman di puncak klasemen dengan 69 poin. Unggul 17 angka dari Schalke 04 di posisi kedua sampai pekan ke-28.

Faktor Jupp Heynckes

Sampai sebulan pertama di musim ini bersama Carlo Ancelotti, Bayern terlihat rapuh. Borussia Dortmund tampak meyakinkan sementara Leipzig tampil meyakinkan. Saat itu tak banyak yang menjagokan Bayern bisa meraih lagi titel Bundesliga musim ini.

Tapi kondisinya berbeda kini. Bayern menciptakan jarak yang luar biasa besar dari pesaing-pesaingnya. Bukan cuma jarak poin, melainkan juga saat berbicara soal hasil (kemenangan), soal produktivitas, soal kualitas, dan tentunya soal kekuatan finansial.

Saat Bayern menemukan lagi jati dirinya bersama Jupp Heynckes, para pesaing mereka justru mengendur. Borussia Dorrmund mengecewakan seluruh pendukungnya dengan tampil di bawah performa terbaik. Adalah Schalke yang kemudian bangkit dan kini menduduki posisi dua klasemen.

Bayern saat ini ‘cuma’ berselisih 17 angka dari Schalke di posisi dua. Angka tersebut masih jauh dari rekor gap terbesar yang pernah mereka buat saat jadi juara yakni 25 poin di musim 2012/2013.

Die Roten cuma butuh satu kemenangan lagi untuk memastikan diri juara Bundesliga musim ini. Jika bisa memetik tiga poin di kandang Augsburg akhir pekan nanti, jumlah poin Bayern tidak akan bisa terkejar oleh Schalke meski ada lima laga tersisi setelah pekan ke-29.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply