AS Roma Makin Optimis Bisa Kalahkan Semua Lawan Tersisa

AS Roma Makin Optimis Bisa Kalahkan Semua Lawan Tersisa

Raksasa AS Roma kini semakin optimis bisa kalahkan semua lawan tersisa di ajang Liga Champions. Hal itu ikut diakui oleh sosok Edin Dzeko usai kalahkan Barcelona.

Kubu AS Roma sendiri secara mengejutkan sanggup juga menang dengan skor 3-0 saat menjamu Barcelona di Stadio Olimpico pada leg kedua babak perempat final Liga Champions 2017/18, Rabu (11/04/2018). Mereka mempermalukan Barcelona dengan lolos ke semifinal melalui keunggulan gol tandang dalam agregat 4-4.

Edin Dzeko sendiri membuka skor dengan memanfaatkan assist Daniele De Rossi di menit 6, lalu membuat timnya sekalian mendapatkan penalti. Kesempatan itu lantas dieksekusi dengan sangat sempurna oleh De Rossi pada menit 58. Masuk menit 82, dengan meneruskan corner pemain pengganti Cengiz Under, Kostas Manolas memastikan kelolosan Roma dengan memasukkan bola ke gawang Barca.

Melihat hasil tersebut, Edin Dzeko semakin yakin jika mereka pasti bisa mengalahkan semua lawan-lawan AS Roma yang tersisa saat ini. “Malam ini kami (AS Roma) sudah menampilkan performa terbaik kamu,” uja Edin Dzeko melalui situs resmi klub.

“Meski begitu, performa yang sama bisa saja ada kembali kami perlihatkan dalam beberapa pekan ke depan. Kami sanggup mengalahkan siapa saja jika bermain sama seperti malam ini,” lanjutnya lagi.

“Kami juga sebenarnya bisa saja lebih banyak lagi mencetak gol (lawan Barcelona). Kami sudah bisa menekan mereka dari awal laga. Saya tidak pernah melihat Barcelona sampai dibuat kesulitan seperti ini sebelumnya ya,” pungkasnya.

Hasil ini mengejutkan banyak pihak karena pada leg pertama di Camp Nou, Barcelona menang telak 4-1 lewat bunuh diri Daniele De Rossi dan Kostas Manolas plus hantaman gol-gol Gerard Pique dan Luis Suarez. Roma hanya bisa mencetak satu gol melalui Edin Dzeko dalam laga itu.

Hal yang bertolakbelakang terjadi di laga selanjutnya. Bisa menang dengan skor 3-0 di Olimpico, Roma otomatis menjadi semifinalis untuk pertama kalinya sejak 1983/84 silam. Lantas, apakah mereka bisa konsisten?

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply