Kiper Muda Persija Belajar dari Pengalaman Buruk di Singapura

Kiper muda Persija Jakarta, Rizki Darmawan, mendapatkan pengalaman yang tidak menyenangkan ketika berkesempatan berdiri di bawah mistar gawang Macan Kemayoran dalam leg pertama semifinal zona ASEAN Piala AFC 2018 di Stadion Jalan Besar, Singapura, Selasa (8/5/2018).

Persija kalah 2-3 dari Home United dalam leg pertama semifinal zona ASEAN Piala AFC 2018 di Stadion Jalan Besar. Tiga gol bersarang di gawang Rizki Darmawan yang ditunjuk Stefano Cugurra Teco untuk menggantikan Andritany Ardhiyasa, yang mengalami cedera.

Setelah kebobolan dua gol pertama karena kesalahan dan kelengahan lini belakang Persija, Rizki Darmawan melakukan kesalahan yang berbuah gol ketiga Home United. Tembakan jarak jauh Hafiz Nor, yang sebenarnya bisa ditangkap dengan mudah, justru lolos dari tangkapan Rizki dan masuk ke gawang.

Seketika, Rizki Darmawan merasa sangat kesal hingga memukulkan tangannya ke rumput buatan di lapangan tersebut. Kiper berusia 24 tahun itu mengaku siap dan bersedia menerima kritik atas kesalahan yang dibuatnya.

“Saya hanya manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Komentar dan kritik teman-teman yang bersifat positif, saya terima dengan tulus karena untuk pelajaran yang lebih baik lagi ke depannya. Sampai bertemu di SUGBK,” ujar Rizki Darmawan.

Meski kalah di kandang Home United, peluang Persija Jakarta untuk lolos ke final zona ASEAN Piala AFC 2018 masih terbuka.

Dengan dua gol tandang yang dicetak oleh Ramdani Lestaluhu di pertandingan pertama itu, Persija Jakarta hanya butuh kemenangan minimal 1-0 saat menjamu Home United di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply