Indra Sjafri Tuduh Dua Tim Ini Tiru Strategi Islandia dan Meksiko di Piala Dunia 2018

Indra Sjafri Tuduh Dua Tim Ini Tiru Strategi Islandia dan Meksiko di Piala Dunia 2018

Timnas Indonesia U-19 baru saja berhasil mengalahkan timnas Singapura U-19 dengan skor telak 4-0 pada pertandingan kedua babak penyisihan grup Piala AFF U-19 2018 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Selasa (03/07) malam WIB. Pada pertandingan itu empat gol masing-masing dicetak oleh Rafli Mursalim (21’, 62’), Saddil Ramdani (70’), dan juga Todd Rivaldo (81’).

Dengan hasil di pertandingan ini, timnas Indonesia U-19 berhasil memuncaki klasemen sementara dengan koleksi 6 poin, mengungguli Vietnam dan Thailand.

Di sisi lain, pelatih kepala timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri menuduh bahwa dua lawan pertama timnnya, Laos dan Singapura U-19, menggunakan strategi yang sama, yakni deep-defending atau bermain bertahan. Pelatih asal Minang itu menduga bahwa gelaran Piala Dunia 2018 turut mempengaruhi pola permainan timnas Laos dan Singapura U-19.

“Kena demam Piala Dunia, jadi tim-tim semua bermain deep-defending, main mundur terus,” kata Indra.

Seperti diketahui, pada edisi Piala Dunia kali ini, beberapa tim melakukan sepak bola negatif dengan banyak bermain bertahan, seperti halnya Islandia dan Meksiko.

Seperti diketahui, Islandia berhasil menahan imbang Argentina dengan skor 1-1, meskipun lebih banyak menghabiskan waktu dengan bermain bertahan. Sementara Meksiko membuat kejutan besar dengan mengalahkan Jerman [skor 0-1], juga dengan bermain bertahan.

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply