Inggris Dibayangi Penyesalan Seumur Hidup

Inggris Dibayangi Penyesalan Seumur Hidup

Inggris menyudahi Piala Dunia 2018 dengan finis keempat. Fabian Delph percaya kekalahan Inggris dari Kroasia di semifinal akan jadi penyesalan seumur hidup.

The Three Lions dipaksa merelakan medali perunggu jatuh ke tangan Belgia setelah takluk 0-2 di playoff perebutan tempat ketiga, Sabtu (14/7). Dengan demikian, di turnamen ini Inggris kalah tiga kali di mana dua di antaranya dari Belgia, sedangkan satu lagi kala ditundukkan Kroasia 1-2.

Dengan begini, Inggris menyamai pencapaiannya di Piala Dunia 1990. Hasil terbaik Tiga Singa di Piala Dunia sejak merebut titel juara dunia pada 1966.

Tidak bisa dipungkiri peluang Inggris melaju sampai final terbuka lebar. Mengingat, Inggris berada di half yang lebih mudah dibandingkan half Belgia, yang berjumpa tim-tim tangguh seperti Brasil dan Prancis.

“Aku kecewa, sejauh ini memang merupakan sebuah turnamen yang hebat bagi kami secara pribadi dan tim dan kami bisa pulang dengan kebanggaan. Tapi kupikir kami akan menyesal di saat-saat sunyi,” ucap gelandang Inggris itu kepada ITV.

“Pertandingan semifinal, kupikir kami punya sebuah peluang besar maju ke final dan kami gagal. Tidak hanya di dalam waktu dekat, kupikir untuk sepanjang sisa hidup kami, kami akan menyesal memikirkan kami punya peluang nyata saat itu,” sambung Delph.

“Menyudahi turnamen dengan sebuah kekalahan (hari ini) tidak akan membuat kami senang,” imbuh Delph.

Delph berpendapat Belgia yang dihadapi Inggris kali ini lebih kuat daripada Kroasia. “Kuyakin demikian,” kata pemain Manchester City ini.

“Mereka (Belgia) tampak lebih bagus daripada Kroasia. Tapi ini kan fase gugur, hanya butuh satu penampilan dan beberapa hal buruk yang terjadi dan terus terang Kroasia tampil bagus dan ulet di sebagian besar pertandingan dan mereka mampu merebut kemenangan. Jadi aku mengharapkan yang terbaik untuk mereka.”

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply