Guardiola Ingin Manchester City Beri Sterling Kontrak Jangka Panjang

Guardiola Ingin Manchester City Beri Sterling Kontrak Jangka Panjang

Pep Guardiola mengatakan dirinya memberi opsi kepada Manchester City untuk bisa memberikan kontrak jangka panjang kepada Raheem Sterling.

Sterling dibeli City dari Liverpool pada musim panas 2015. Winger lincah asal Inggris ini kemampuannya terus mengalami peningkatan, terutama di bawah arahan Guardiola.

Musim lalu menjadi aksi paling produktif bagi pemain 23 tahun. Sterling tercatat membukukan 18 gol dan mengantarkan The Citizens merengkuh gelar Premier League dan Piala Liga Inggris.

Pemain lulusan akademi Queens Park Rangers saat ini memiliki sisa dua tahun dalam kontraknya. Dia belum menyetujui perpanjangan kontraknya, dan Guardiola berharap City bisa cepat tanggap untuk mengamankan aset berharganya.

“Tidak ada keraguan kami menginginkannya. Dia tahu, agennya tahu. Kami menginginkannya. Txiki [Begiristain, direktur sepakbola City] berbicara dengannya,” ujar Guardiola jelang laga Commnity Shield kontra Chelsea.

“Sudah jelas sejak hari pertama saya tiba, kami menginginkannya, tapi kesepakatannya adalah kesepakatan, dan agennya adalah agen, dan para pemain adalah pemainnya,”

“Jadi, pada akhirnya, saya tidak tahu apa yang akan terjadi, tapi saya meyakinkan Anda 100 persen bahwa klub, saya seperti manajer, direktur olahraga, bahkan rekan satu timnya – kami ingin dia tinggal lebih lama di sini.”
Guardiola masih “lapar”

Manchester City meraih kejayaan musim lalu di Premier League dengan meraih 100 poin. Guardiola menginginkan skuatnya untuk lebih lapar lagi dalam meraih kesuksesan musim ini.

“Dari sudut pandang saya, para pemain tidak perlu khawatir – saya siap untuk mencobanya lagi,” katanya.

“Rasa takut kehilangan permainan membuat saya kelaparan dan lapar lagi. Saya tidak suka perasaan kalah dalam pertandingan, itu tidak baik untuk manajer manapun di seluruh dunia.”

“Semua manajer mencoba untuk menghindari perasaan di mana Anda kehilangan permainan. Anda merasa bersalah, Anda merasa buruk, kehidupan pribadi Anda tidak baik dan hubungan Anda dengan para pemain tidak baik.”

“Jadi itu sebabnya kami menghindari itu, hanya dengan ketakutan sederhana untuk kehilangan permainan, membuatmu lapar,” tegasnya. (Sumber: Sky Sports)

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply