Catatkan Debut Start Apik Di Leicester City, ‘New Mahrez’ Panen Pujian

Catatkan Debut Start Apik Di Leicester City, ‘New Mahrez’ Panen Pujian

Kekalahan tipis 1-2 Leicester City dari Liverpool pada Sabtu (1/9/2018) lalu tidak membuat Claude Puel hanya bisa murung seusai pertandingan. Manajer The Foxes tersebut masih bisa melihat adanya sisi positif terutama dari penampilan perdana Rachid Ghezzal sebagai starter.

Ghezzal yang tampil penuh jadi pencetak gol hiburan Leicester di menit ke-63 memanfaatkan kesalahan kiper Liverpool, Alisson Becker. Ini membuat koleksi lesakannya menjadi dua setelah di Piala Liga Inggris ia juga mengantongi satu gol ke gawang Fleetwood Town.

Tidak cuma gol, gelandang serang serba bisa ini juga mencatatkan 86% akurasi umpan, satu duel udara sukses, dan dua tekel bersih. Terlihat bagaimana adapatasi Ghezzal di King Power Stadium cukup cepat setelah didatangkan dari AS Monaco pada musim panas ini.

“Kurasa Rachid memainkan pertandingan yang bagus. Ia bisa jadi jembatan antar lini. Pergerakan, tembakan, umpan silang, assist, dan servis yang ia berikan semuanya berkualitas. Sejak ia datang kemari kukuatakn padanya jika transfernya membuatku bersemangat,” papar Puel pada Leicester Mercury.

“Ia bisa menawarkan sesuatu yang berbeda. Penting bagi tim untuk memiliki pemain sepertinya dan aku puas sejauh ini. Untuk start pertamanya di Premier League sudah banyak Rachid lakukan,”

“Saat tim bertahan ia tidak ragu terlibat. Semua hal positif ini masih bisa digenjot. Apalagi ia mau banyak belajar. Keberadaannya vital bagi kami,” pungkas eks bos Olympique Lyonnais dan Southampton tersebut. Berposisi gelandang serang kanan dan sama-sama berpaspor Aljazair, Ghezzal tidak diragukan lagi punya banyak kemiripan dengan Riyad Mahrez yang sudah dijual Leicester ke Manchester City. Tidak elak ini membuatnya diperkirakan ingin dijadikan The Foxes sebagai jelmaan baru Mahrez.

Saat masih di Lyon talenta Ghezzal sudah nampak benderang walau pada awal karier seniornya di Ligue 1 cedera punggung parah sempat menganggu. Buktinya selain pada 2013-2014 musim dimana ia tumbang pemain 26 tahun ini minimal punya 20 penampilan lintas ajang untuk Les Gones.

Display terbaik Ghezzal ada pada 2015-2016 dimana ia bermain 38 kali dan menyarangkan sepuluh gol. Sayang saat pindah secara cuma-cuma semusim kemudian ke Monaco kebintangannya sedikit meredup akibat masalah menit bermain.

Kini pemilik 13 caps sangara Aljazair tersebut sudah punya panggung baru bersama Leicester. Jika bisa konsisten maka dana 14 juta Euro yang dikeluarkan Si Rubah akan terasa makin murah. (Sumber: Goal)

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply